Postingan

Istiqomahnya Yang Sulit

               Semua orang yang hidup di dunia ini pasti ingin hidup bahagia. Hidup dengan nyaman dan damai bersama orang-orang terkasih. Tapi dibalik keinginan hampir seluruh umat itu, kita tahu hidup di dunia bukanlah hal yang mudah untuk dijalani begitu saja, bukan sesuatu yang tidak menguras pikiran dan juga tenaga untuk bertahan hidup ditengah banyaknya cobaan yang silih berganti.           Sejatinya aku, kamu, dan semua orang di dunia ini hanyalah singgah untuk sementara. Berada di dunia ini hanyalah satu proses seorang hamba untuk bisa melangkah ke kehidupan selanjutnya.       Aku menyadari bahwa dunia hanya sementara. Akan ada kehidupan setelah dunia, yaitu akhirat. Kehidupan yang seharusnya lebih aku pikirkan dan persiapkan dari sejak aku lahir hingga dewasa, kemudian kembali kepada-Nya. Dari semenjak aku tidak tahu apa-apa hingga akhirnya mengerti apa tujuan hidup yang diperintahkan oleh A...

Allah Berikan Jalan

Manusia sebagai makhluk yang bisa merasakan perasaannya sendiri, tentu akan menemukan dan merasakan berbagai macam rasa yang akan memberikan dampak untuk hidupnya, juga akan memberikan kesan dan pelajaran yang akan dijadikan pengalaman hidup kedepannya. Semua perasaan itu akan tercipta jika Allah berikan nikmat yang lain, salah satunya yaitu masalah. Masalah akan membuat kita merasa sedih, senang, kecewa, marah, menangis, tenang, dan perasaan yang lain. Masalah yang Allah berikan akan menjadi sebuah ujian kehidupan, guna untuk menguji kadar keimanan dan ketakwaan kita kepada-Nya. Bukan hal baru lagi jika kita mendapatkan banyak masalah, banyak ujian dari Allah. Namanya manusia, bukan makhluk yang sempurna. Tentu pernah berbuat salah, tentu pernah buat masalah. Apalagi kita berada di dunia, memang tempatnya kita untuk diuji, diberikan cobaan sesuai kemampuan kita. Harusnya kita sadar bahwa yang namanya ujian dari Allah tentu ada pelajaran dibaliknya. Di luar dari selesai atau tida...

Kekuatan Setelahnya

            Ada banyak hal di dunia ini yang membuat kita tidak enak hati, sering membuat marah, sedih, kecewa bahkan lebih parahnya meninggalkan trauma yang mendalam. Entah itu karena perlakuan ataupun karena ucapan yang membuat kita tersinggung. Goresan luka yang diterima oleh diri, membuat banyak kenangan yang rasanya sungguh tidak ingin mengingatnya lagi. Apalagi sampai mengenangnya kembali. Tapi apakah bisa ini terjadi? Tidak. Pasti akan ada momen dimana kita akan mengingatnya kembali, entah secara tiba-tiba ataukah ada cerita lain sebagai pengantarnya.               Seiring waktu berlalu, akan makin banyak pelaku yang mengukir namanya dalam kisah hidup ini. Entah pelaku yang mengukir kisah bahagia ataukah sebaliknya. Makin bertambahnya kenalan dari lingkungan pertemanan, maka makin besar pula kesempatan kita untuk menerima lebih banyak pengalaman hidup, makin bany...

Yang Penting Nyaman

  Setiap manusia yang ada di dunia ini berbeda. Tidak ada hal yang akan sama persis, sekalipun itu dikatakan kembar. Akan tetap ada yang membedakan, sekecil apapun perbedaan itu. Berada dilingkungan yang luas dan berbaur dengan banyak orang, mengharuskan kita untuk menghadapi setiap perbedaan yang ada di setiap orang. Baik itu dilingkungan keluarga, lingkungan pertemanan apalagi, dan juga lebih luasnya lingkungan pekerjaan setiap orang. Semakin luasnya lingkungan pergaulan seseorang, maka akan semakin banyak pula perbedaan yang akan ia temui dan mau tidak mau ia akan tahu bagaimana cara menghadapi segala bentuk perbedaan yang ada, yang besar kemungkinannya bisa saja berbeda jauh dengan dirinya. Tentang perbedaan, sebenarnya bukanlah hal yang baru didengar dan harus dipermasalahkan. Menjadi berbeda itu tidak masalah. Tidak ada peraturan dalam undang-undang untuk harus mengambil keputusan yang sama dalam suatu kelompok, termasuk lingkungan keluarga. Sedikit kisah dalam lingkungan...

Pertolongan Allah

Kita tahu bahwa dunia ini bukan tempat buat main-main saja, tapi juga bertahan hidup. Seiring bertambahnya waktu yang kita habiskan di dunia ini, akan tiba waktunya kita sadar bahwa ternyata dunia ini keras dan begitu kejam. Akan ada banyak perkiraan kita, ekspektasi kita, harapan kita, yang tidak akan sesuai dengan apa yang kita mau. Perasaan sedih, bahagia, kecewa, atau rasa yang biasa saja, akan makin bertambah levelnya seiring waktu. Entah lebih bahagia, lebih kecewa, atau lebih hambar lagi dari sebelum-sebelumnya. Tidak jarang terdengar kabar buruk diluar sana tentang seseorang yang mengakhiri hidupnya karena tidak sanggup lagi menjalani hidup. Merasa tidak ada lagi jalan keluar yang bisa ia pilih untuk keluar dari masalah hidup yang ditanggungnya. Bagi seseorang yang tidak mengerti apa masalahnya, seberapa berat rasa sakitnya, seberapa lama ia bertahan sebelumnya, tentu hanya akan menyalahkan keputusan akhirnya. Bisa saja mereka menuduh bahwa iman orang itu tidak kuat, ia tid...

Obat Paling Mujarab

            Dunia ini adalah tempat tinggal kita sementara, bukan selamanya. Dunia adalah tempat dimana kita mendapatkan banyak sekali pelajaran hidup. Banyak perlakuan berbeda, yang akan kita terima dari masing-masing orang yang kita temui. Awal untuk saling mengenal dengan orang lain. Mengetahui banyak hal baru yang belum kita ketahui sebelumnya. Menikmati berbagai macam perasaan yang kita rasakan. Yah, ada banyak hal yang akan kita dapatkan dan bisa menjadi pengalaman untuk melanjutkan hidup di masa depan.             Mengenai pengalaman hidup, seringkali hal tersebut berangkat dari perasaan yang tidak baik-baik saja. Berangkat dari rasa sakit, sedih, atau kecewa terhadap sesuatu. Perasaan yang rasanya sulit diterima oleh hati, membuat galau berhari-hari, bahkan meninggalkan trauma tersendiri. Tapi seiring waktu, setelah kita sadar akan hikmah yang kita dapatkan, perlahan...

Maaf, Anakmu Terlalu Gengsi

Jika ditanya tentang sesuatu yang berkaitan dengan orang tua, pasti suasana hatiku seketika langsung sedih. Ada rasa sedih dan takut yang bercampur aduk. Aku sedih karena diumurku yang sudah cukup dewasa, belum mampu memberikan sesuatu yang lebih untuk orang tua, belum bisa mewujudkan semua permintaan orang tua jika ingin sesuatu.  Bahkan kebutuhan sehari-hari pun, kadang belum bisa aku penuhi. Meski aku sudah bisa membantu sedikit demi sedikit, tapi aku merasa masih sangat jauh dari apa yang seharusnya. Aku selalu dihantui rasa takut jika melihat orang tuaku. Aku takut jika tidak bisa berbakti, takut belum mampu membahagiakan Ayah dan Ibu diumur yang tidak muda lagi. Harusnya diusia sekarang ini, waktunya Ayah dan Ibu menikmati masa tua, bukan kerja keras pagi dan sore di kebun. Tanpa kenal cuaca terik dan hujan, muka merah terbakar matahari, bibir pucat kedinginan, jari tangan dan kaki kusut karena kehujanan. Ayah, Ibu. Maafkan anakmu karena engkau masih harus bekerja keras...